Mahakarya Borobudur: Menjaga Tradisi dan Kelestarian Lewat Jejak Upanak

-

TRAVELER JOURNEY

Agnes Tresia Silalahi - Dosen Pariwisata UPN "Veteran" Jawa Timur

5/14/20262 min read

Magelang - Candi Borobudur, yang terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, merupakan monumen Buddha terbesar di dunia sekaligus salah satu situs warisan dunia UNESCO yang paling ikonik. Dibangun pada abad ke 8 dan ke 9 di bawah dinasti Syailendra, candi ini mencakup area yang sangat luas di atas sebuah bukit, dikelilingi oleh pegunungan Menoreh serta gunung-gunung api yang megah. Di sekitar kawasan inti candi, terdapat banyak desa adat yang kini berkembang pesat menjadi desa wisata potensial bagi kemajuan ekonomi lokal.

Struktur Candi Borobudur merupakan representasi dari kosmologi Buddha, yang terdiri dari tiga tingkatan ranah spiritual: Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Satu hal yang sangat istimewa saat ini, untuk menjaga agar struktur batuan candi tetap terjaga dari keausan, setiap pengunjung yang naik ke atas wajib menggunakan Upanak. Upanak adalah sandal khusus yang terbuat dari anyaman daun pandan. Penggunaan alas kaki tradisional ini bertujuan untuk meminimalisir gesekan langsung antara alas kaki keras dengan batuan candi yang sudah berusia ribuan tahun.

Sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus edukasi, Borobudur sering kali dijadikan tujuan utama bagi karya wisata pelajar. Keberadaan relief yang menceritakan nilai moral membantu proses pembelajaran siswa agar lebih memahami akar budaya bangsa. Saat berkeliling, pengunjung akan didampingi oleh seorang pemandu (guide) yang ahli. Pemandu ini akan memandu langkah Anda menyusuri lorong candi dengan cara 'pradaksina', yaitu berjalan memutar searah jarum jam (dari kiri ke kanan). Setiap putaran dan relief yang dilewati memiliki makna filosofis mendalam yang akan dijelaskan secara detail oleh pemandu, sehingga perjalanan bukan sekadar melihat batu, tapi juga menyerap ilmu kehidupan.

Salah satu fasilitas yang tersedia bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi lebih jauh adalah layanan VW Safari trip. Pada saat mengikuti VW Safari, anda akan merasakan sensasi yang unik, di mana kendaraan antik akan membawa anda menyusuri jalanan desa, melewati hamparan sawah hijau, hingga singgah di pusat-pusat kerajinan lokal. Sembari menikmati tantangan perjalanan tersebut, anda dapat berhenti di titik-titik lokasi tertentu yang menawarkan pemandangan "pagi yang magis" dengan latar belakang candi di balik kabut.

Jika Anda hendak berkunjung ke Borobudur dari pusat Kota Yogyakarta, jarak yang ditempuh sekitar 40 km dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 hingga 1,5 jam. Keunikan saat berkunjung ke sini adalah pengelolaan jumlah pengunjung yang kini lebih tertata demi kenyamanan dan kelestarian situs. Menariknya, selain belajar sejarah, anda juga dapat berinteraksi dengan warga lokal di pasar tradisional sekitar candi untuk mencicipi kuliner khas Magelang yang autentik dan lezat.

Bagi anda yang ingin menikmati pengalaman yang lebih mendalam, tersedia berbagai pilihan penginapan mulai dari homestay penduduk hingga resor mewah. Menginap di sekitar kawasan Borobudur memungkinkan anda untuk menikmati suasana malam pedesaan yang tenang dan udara pagi yang sangat segar. Untuk pemesanan tiket telah tersedia secara online melalui aplikasi pemesanan yang tersedia dan secara offline. ed:Farta

black blue and yellow textile

Share your inspiring journey